Sabar itu berbatas. Begitu juga dengan semangat.
Dan ketika kesabaran dan semangat itu habis, apalagi yang bisa dilakukan selain pasrah dan tidak berbuat apa pun?
Rasa lelah bercampur ketidaksabaran itu bukanlah kombinasi yang apik. Justru mematikan. Menjerumuskan.
Sialnya, sekarang aku berada dalam posisi mematikan itu.
Tanpa tau harus berbuat apa. Kehilangan kata dan suara.
Tangis pecah? Ah, sudah biasa.
Rasanya, aku dan air mata adalah sahabat karib ketika malam menyambut.
Apalah arti tangis, apalah arti doa-doa itu.
sesak terus menghimpit kala keadaan kembali merajam.
Coba tuk dikatakan, coba tuk diungkap
dan ketika jawaban hanyalah seruan untuk tetap ikhlas dan tegar
permintaan untuk tetap semangat
untuk tetap berserah padaNya
Semua teori itu
Semua omong kosong itu akan terhapus
karena amat sulit dikerjakan dan dilakukan
Belum cukupkah kamu mempersulit keadaan?
Belum cukupkah aku memperlihatkan perasaanku kemarin malam?
Atau aku terlalu buta?
Aku yang amat bodoh melihat keadaan sekarang?
Aku yang tak mau tahu?
Aku yang tak tahu diri?
Apakah aku?
Jika memang ada hal sedikit saja alasan rasional dalam masalah ini,
tolong tunjukkan, karena aku mungkin sudah bias untuk melihatnya.
Dan ketika kesabaran dan semangat itu habis, apalagi yang bisa dilakukan selain pasrah dan tidak berbuat apa pun?
Rasa lelah bercampur ketidaksabaran itu bukanlah kombinasi yang apik. Justru mematikan. Menjerumuskan.
Sialnya, sekarang aku berada dalam posisi mematikan itu.
Tanpa tau harus berbuat apa. Kehilangan kata dan suara.
Tangis pecah? Ah, sudah biasa.
Rasanya, aku dan air mata adalah sahabat karib ketika malam menyambut.
Apalah arti tangis, apalah arti doa-doa itu.
sesak terus menghimpit kala keadaan kembali merajam.
Coba tuk dikatakan, coba tuk diungkap
dan ketika jawaban hanyalah seruan untuk tetap ikhlas dan tegar
permintaan untuk tetap semangat
untuk tetap berserah padaNya
Semua teori itu
Semua omong kosong itu akan terhapus
karena amat sulit dikerjakan dan dilakukan
Belum cukupkah kamu mempersulit keadaan?
Belum cukupkah aku memperlihatkan perasaanku kemarin malam?
Atau aku terlalu buta?
Aku yang amat bodoh melihat keadaan sekarang?
Aku yang tak mau tahu?
Aku yang tak tahu diri?
Apakah aku?
Jika memang ada hal sedikit saja alasan rasional dalam masalah ini,
tolong tunjukkan, karena aku mungkin sudah bias untuk melihatnya.
-NZ-
p.s. Please don't ask. Thx
No comments:
Post a Comment